Minggu, 24 Juli 2016

Apakah Manusia Bisa Menerima Kekurangan Manusia Orang Lain?

Jawaban gue gak bisa, buat diri sendiri aja terkadang kita menyalahkan kenapa aku begini. Contoh kasus adalah kenapa gue pendek, kenapa gue gemuk, kenapa muka gue jelek, dari contoh di samping, jelas, kita manusia tidak bisa menerima kekurangan. Tapi ada sebagian orang yang bisa menerima kekurangan, dan mereka bukan berarti bisa langsung menerima, malah mereka harus melewati masa tidak bisa menerima kekurangan menjadi bisa menerima kekurangan. Kelompok tengah dalam kasus ini adalah orang yang masih berusaha menerima kekurangannya atau kekurangan orang lain. Kelompok yang paling bijak adalah kelompok orang yang menyikapi kekurangan dengan sabar tanpa merugikan orang lain.
 
Kenapa gak bisa menerima kekurangan?
Orang yang biasanya berpikiran kedepan, akan tahu tindakannya akan berakibat apa untuk masa depannya, maka orang seperti ini biasanya sering protes dengan keadaan supaya keadaan menjadi membaik seperti yang di inginkan kedepannya. Jadi orang seperti ini biasanya gak bisa menerima kekurangan dirinya, orang lain atau pasangannya. Menurut mereka, jalan terbaik adalah BERUBAH.
 
Kenapa bisa menerima kekurangan?
Bohong, dalam hati kecil yang paling dalam, orang ingin dirinya, orang lain atau pasangannya berubah jadi lebih baik. Namanya kekurangan pasti kurang dan akan membaik jika di tambah, jadi menurut gue gak ada orang yang bisa menerima kekurangan. Tapi kalau ada gue pribadi cuma bisa geleng-geleng kepala dan mengatakan "Allah maha besar."
 
Masih berusaha menerima kekurangan
Disini adalah proses paling sulit. Dalam segi pasangan, ini adalah masa-masa dimana saling mengerti dan cinta mereka di uji. Dalam segi pertemanan, ini akan menumbuhkan rasa kurang nyaman, biasanaya tinggal mengambil keputusan apakah akan tetap berteman atau mencari teman lain. Intinya masa-masa sulit dalam mengambil keputusan apakah akan terus berusaha atau tidak bisa menerima kekurangan.
 
Apakah ada orang yang bisa menerima kekurangan orang lain?
Ada kalau ada, enggak ada kalau enggak ada. Bingung ya. Jelasnya kalau kalian percaya ada orang yang bisa menerima kekurangan orang lain, maka jadi ada, sebaliknya maka tidak ada. Jadi kalian pilih mana? kalau gue percaya keduanya aja, buat kalian silahkan pilih sendiri.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar