Rabu, 06 Januari 2016

Bertemu Mantan

Enggak, kami gak pukul-pukulan. Tapi kami akrab. Bahkan kayaknya masa lalu kami gak menjadi masalah. Ya gue juga gak tau, kenapa bisa di pertemukan kembali. Pastinya ini udah takdir.
 
Tumbuh
 
Bukan aja semakin cantik, tapi dia semakin dewasa. Dan itu yang cukup gue suka. Dia tumbuh lebih banyak dari gue. Dari cara bicara, pakaian hingga pola pikir. Gue merasa tertinggal jauh di belakang. Katanya gue berubah cuma sedikit. Yang paling sadar dari penilaian dia adalah cara ngomong gue gak berubah, tetep gagap.
 
Huh di skak begitu ngebuat gue mikir, dan ngerasa bertahun-tahun lamanya hidup, tapi juga gak ada perubahan. Sedih sih, tapi mau gimana, orang yang menilai diri kita, jadi harus terima.
 
Obrolan
 
Kami ngobrol cukup lama, dan kalimat yang gue inget dari obrolan darinya adalah "manusia harus terus berubah." Sadisss. Dia berkata seperti dia udah ngelakuin. Dan gue bisa percaya begitu aja.
 
Menyenggol Masa Lalu
 
Dari banyaknya obrolan, dia menyenggol masa lalu. Tapi akhirnya ketika gue bahas sedikit, dia langsung menghentikan dengan kalimat." Jangan dibahas-bahas lagi." Ya udah, gue gak mau bahas juga, lagian mungkin dia masih ingat dan mungkin itu membuatnya sakit. :(
 
Akhir Cerita
 
Gue seneng, juga kagum melihat dia tumbuh beda. Gue berharap bisa kayak dia.
 
"Mantan yang berubah jadi orang lebih baik."
Andika Chamberlin
 
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar